Kamis, 10 November 2011

KLITORIS(ITIL)

KLITORIS atau dalam bahasa brumbunya Itil...
Klitoris/itil adalah organ seksual wanita yang ditemukan di ujung sebelah atas antara kedua labia
minora (bibir vagina dalam). Bentuk Klitoris terdiri dari satu daerah
bulat atau kepala, disebut
kelenjar, dan bagian yang lebih
panjang, disebut batang, yang
memiliki bentuk-bentuk cekungan
mirip dengan yang dipunyai penis. Jaringan dari bibir bagian dalam
biasanya menutupi batang
klitoris, yang membentuk tudung
atau kulit khatan untuk
melindunginya. Satu-satunya
bagian dari klitoris yang dapat dilihat langsung adalah
kelenjarnya, yang terlihat
seperti kancing kecil berkilat.
Ukuran dan bentuknya berbeda-
beda pada setiap wanita. Klitoris
dapat dilihat dengan mendorong kulit selubung klitoris ke
belakang. Ada banyak sekali
ujung saraf dalam klitoris dan di daerah sekitarnya. Fungsi Banyaknya ujung saraf dalam
klitoris menyebabkannya menjadi
sangat sensitif terhadap
sentuhan atau tekanan langsung
atau tidak langsung. Hal ini mirip
dengan penis pada pria. Rangsangan pada daerah klitoris
dapat menjadi nikmat, bahkan
memberikan pemiliknya
kenikmatan seksual merupakan
satu-satunya fungsi organ ini
yang diketahui, dan klitoris adalah satu-satunya organ
manusia yang memiliki pemberi
kenikmatan sebagai fungsi
utama. Klitoris tidak ada
hubungannya dengan kehamilan, menstruasi, atau kencing. Proses terangsang secara
klitoris Saat seorang wanita menjadi
terangsang secara seksual,
kelenjar dan batang klitoris terisi
darah dan ukurannya membesar.
Kelenjar ini dapat menggandakan
ukuran diameternya. Tidak ada bukti bahwa klitoris yang lebih
besar berarti lebih tinggi
rangsangan seksual. Saat
rangsangan erotik berlanjut dan
orgasme datang, klitoris menjadi
kurang terlihat karena tertutup oleh jaringan penutup klitoris
yang membesar. Pembesaran ini
dirancang untuk melindungi
klitoris dari kontak langsung,
yang, bagi beberapa wanita,
dapat mengganggu daripada mengenakkan. Klitoris akan
keluar lagi saat rangsangan
dihentikan. Setelah orgasme klitoris kembali
ke ukuran semula dalam waktu
sepuluh menit karena orgasme
menyebabkan pembubaran darah
yang terkumpul. Bila seorang
wanita tidak mengalami orgasme, darah yang telah mengalir ke
dalam klitoris akibat rangsangan
seksual dapat tetap berada
disana, menyebabkan klitoris
tetap membesar untuk beberapa
jam. Banyak wanita yang merasakan hal ini tidak nyaman. Klitoris seorang wanita dapat
dirangsang melalui sentuhan
langsung atau tidak langsung.
Saat bersetubuh penis tidak
menyentuh klitoris secara
langsung. Masuknya penis ke dalam vagina, posisi apapun yang digunakan, menggerakkan labia
minora, dan gerakan bibir yang
menyentuh klitoris ini yang
biasanya menyebabkan orgasme.
Kontak langsung dengan klitoris
dengan menyentuhkan dengan jari, alat penggetar, atau lidah
dapat menyebabkan rasa tidak
nyaman bagi banyak wanita. Bagi
wanita ini, elusan atau jilatan
biasa pada daerah di sekitar
klitoris dirasakan lebih nikmat. Wanita lainnya menikmati
stimulasi langsung. Ada banyak
sekali variasi sensitifitas pada
klitoris, dan setiap wanita akan
menemukan mana yang
dirasakan terbaik

Tidak ada komentar: